JAKARTA – Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) telah mengirimkan tim elit Basarnas Spesial Grup (BSG) untuk memaksimalkan pencarian korban longsor di tambang emas rakyat di Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.
“Tadi regu BSG sudah tiba di Gorontalo,” kata Deputi Operasi Basarnas, Brigadir Jenderal TNI Edy Prakoso, di Jakarta, Selasa (9/7/2024).
Tim elit BSG terdiri dari personel yang lolos seleksi ketat, memiliki kemampuan fisik dan mental yang prima serta keahlian khusus dalam operasi SAR di gunung hutan, penyelaman laut, medis darurat, dan pengoperasian teknologi canggih.
Edy menjelaskan bahwa medan yang sulit dan tantangan alam yang dihadapi di lokasi bencana memerlukan keahlian dan strategi khusus karena tingkat kesulitannya tinggi.
Oleh karena itu, pimpinan Basarnas memutuskan untuk mengerahkan tim BSG agar dampak bencana longsor tidak semakin meluas dan menimbulkan lebih banyak korban.
Selain itu, Basarnas juga telah mengirim personel tambahan dari Kantor SAR Manado ke lokasi bencana di Suwawa Timur.
Mereka bergabung dengan ratusan personel tim SAR gabungan yang sudah berada di lokasi, termasuk dari Kantor SAR Gorontalo, Korem, Kepolisian Daerah, Palang Merah Indonesia, kelompok pencinta alam, dan relawan lainnya.
Basarnas menerima laporan bencana longsor di tambang rakyat di Desa Tulabolo Timur, Suwawa Timur, Bone Bolango, pada Sabtu (6/7/2024), dengan korban jiwa yang membutuhkan pertolongan.
Informasi awal menunjukkan longsor terjadi sekitar pukul 23.45 WITA, ketika sebagian korban sedang beristirahat di perkemahan atau warung di lokasi tambang.
Data terkini dari posko utama operasi SAR gabungan di Desa Tulabolo Timur menyebutkan jumlah korban hingga Selasa siang bertambah menjadi 114 orang, naik dari 104 orang sebelumnya dan 72 orang pada Senin (8/7/2024).
Dari total korban, 17 orang ditemukan meninggal dunia, 52 orang selamat dengan luka ringan dan berat, dan 45 orang masih dalam pencarian. Para korban meninggal dan luka-luka dievakuasi ke beberapa rumah sakit di Bone Bolango dan Gorontalo.





