BMKG: 10 Daerah di Aceh Siaga Bencana akibat Cuaca Ekstrem

Ilustrasi banjir di Aceh Jaya/ acehterkini.com

ACEH – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di 10 kabupaten/kota di Provinsi Aceh untuk siaga potensi bencana hidrometeorologi hingga beberapa hari ke depan, yang dipicu kondisi cuaca ekstrem di provinsi itu.

Prakirawan BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Stya Juangga Dirta mengatakan peringatan ini berlaku untuk 28 Juli sampai dengan 3 Agustus 202.

Dia menambahkan, berdasarkan hasil analisis dan prakiraan angin lapisan 3.000 feet, saat ini wilayah Aceh terdapat potensi daerah belokan dan pertemuan angin di barat-selatan wilayah Aceh.

“Kondisi ini dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan-awan konventif yang dapat menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang, serta dapat menyebabkan banjir, tanah longsor dan gelombang laut tinggi,” kata Stya, dilansir Antara.

Ia menjelaskan kondisi ini juga diperkuat dengan adanya fenomena gelombang rossby equator, yaitu gelombang atmosfer yang membawa masa udara yang bersifat basah dan bergerak ke arah barat di sepanjang wilayah ekuator, umumnya bisa bertahan 7-10 hari di wilayah Indonesia.

Gelombang ini juga mendukung serta memperkuat potensi pertumbuhan awan konventif yang dapat menyebabkan hujan dengan durasi yang cukup lama dan cakupan wilayah yang luas.

Adapun 10 daerah yang masuk kategori siaga terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat mengakibatkan bencana seperti banjir, longsor, angin kencang, dan gelombang tinggi meliputi Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, ⁠Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, ⁠Aceh Tenggara dan Kota Subulussalam.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here