Ratusan KK Korban Kebakaran Manggarai Direlokasi ke Rusun Pasar Rumput

Ilustrasi kebakaran/ Foto: IST

JAKARTA – Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) telah merelokasi sedikitnya 1.016 jiwa atau 254 kepala keluarga (KK) penyintas kebakaran Manggarai dari lokasi pengungsian ke Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput, Setiabudi.

Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin menjelaskan, pihaknya hingga kini masih fokus mengimbau warga untuk mau pindah ke rusun itu sebagai tempat yang lebih layak.

Lurah Manggarai, Arafat Dinsirat secara terpisah mengakui, minat warga penyintas kebakaran di RW 06 dan RW 12 untuk direlokasi ke rusun itu sangat tinggi karena hanya berjarak 650 meter dari lokasi kebakaran.

Ia mengaku, sampai saat ini hanya tersisa 57 KK atau 228 jiwa yang belum, tetapi sudah dalam proses pendaftaran.

“Pendaftaran dan verifikasi dilanjutkan kembali sampai ada arahan lebih lanjut,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan dari kelurahan dan pengelola rusun, kondisi kehidupan warga penyintas kebakaran yang menghuni di unit-unit rusun sudah nyaman.

Sementara, Kepala Divisi Administrasi dan Pengelolaan Aset PD Pasar Jaya sekaligus Kepala Rusun Pasar Rumput, Muhamad Nur Havidz, menyampaikan ketersediaan ruang unit rusun untuk menampung warga korban kebakaran masih cukup banyak.

“Rencananya kami siapkan 689 unit kamar di Tower 3,” ujar Havidz.

Havidz mengatakan pihaknya menyambut baik warga penyintas itu dan berupaya semaksimal mungkin agar warga bisa nyaman untuk tinggal di rumah susun.

Sosialisasi yang diberikan antara lain tentang bagaimana menjaga kebersihan di rusun, pemakaian kompor listrik dan bekerjasama dengan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jakarta Selatan untuk antisipasi kebakaran dan penggunaan alat pemadam api ringan (APAR).

Diketahui kebakaran terjadi di RW 06 dan RW 12, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan pada Selasa (13/8) dini hari, dan 683 bangunan (rumah dan rumah semi permanen) ludes dilalap api. Jumlah warga penyintas kebakaran mencapai 3.043 jiwa atau 1.050 kepala keluarga (KK).

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here