JAKARTA – Kementerian Kesehatan Thailand mengonfirmasi adanya kasus pertama varian baru Clade 1b virus Mpox yang dianggap lebih berbahaya di negara tersebut.
Virus Mpox ini sebelumnya terdeteksi pada seorang pasien berusia 66 tahun yang baru tiba dari Afrika ke Thailand pada 14 Agustus tanpa menunjukkan gejala. Namun, pasien tersebut kemudian didiagnosa terinfeksi Mpox setelah muncul gejala.
“Departemen Pengendalian Penyakit telah merilis hasil studi yang dilakukan departemen sains kementerian yang mengonfirmasi temuan varian Clade 1b virus Mpox,” kata departemen tersebut melalui pernyataan.
Varian Clade 1b dianggap lebih menular dibandingkan dengan varian Clade 1 dan Clade 2 yang telah ditemukan sebelumnya di Thailand.
Sebelumnya, Kementerian menyatakan bahwa virus Mpox menular melalui udara, meskipun tingkat penularannya tidak setinggi Covid-19.
Penyakit ini umumnya tidak berkembang menjadi parah dan pasien bisa sembuh tanpa perlu perawatan intensif, kecuali bagi mereka yang memiliki sistem imun lemah, yang bisa menyebabkan kondisi menjadi lebih serius, kata kementerian.
Pekan lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah Mpox di Afrika sebagai darurat kesehatan masyarakat yang perlu mendapat perhatian internasional.





