Pasien Dadang, Badan Bengkak dan Dua Bulan Tidur Duduk

Dadang dengan tubuh membengkak.

CIHERANG – Tim Respon Darurat Kesehatan (RDK) LKC blusukan ke rumah Dadang Solihat (46 tahun) seorang penderita TB MDR yang mengalami bengkak perut dan anggota tubuhnya, Rabu (30/6/2016).

Dulu Dadang sempat rawat jalan ke RS. Fatmawati dan RS. Persahabatan untuk mengobati penyakitnya.

“RS. Fatmawati pesen kalo bengkaknya udah kempes langsung aja ke RS. Persahabatan,” ujar Dadang yang bekerja di percetakan ini.

Namun sudah hampir 2 bulan ini bengkak di tubuh Dadang tidak kempes-kempes bahkan menjadi lebih luas dan sudah dua bulan pula Dadang tidur duduk bertopang dengan kedua tangan.

Menurut pengakuannya, kalau dia tidur terlentang atau nyender ke dinding maka napasnya akan sesak. “Ya, mau ngak mau saya tidur duduk bertopang dengan tangan dan tidak nyender kemana pun, karena sesak,” jelas Dadang.

Dadang mengatakan, Ia tidak mau dirawat inap di rumah sakit lantaran tak ada yang bisa menunggunya. Isterinya tercinta sudah mendahuluinya karena penyakit yang sama setahun yang lalu. Sedangkan anak tunggalnya Muhammad Saiful masih kecil.

Dadang mengontrak rumah dan masih tercatat sebagai warga Kampung Ciherang Jalan Masjid Nurul Falah Rt 02/06Sukatani, Tapos, Depok.

Ketika Tim RDK LKC yang dipimpin Salim Juniantoro menawarkan untuk membawa Dadang ke RS Persahabatan, pasien menolak karena tidak ada kerabat yang bersedia menunggu di sana.

Karena pasien tidak bisa dievakuasi ke RS Persahabatan, tempat seharusnya Dadang dirawat intensif, akhirnya LKC membawa relawan Dokter Spesialis Paru dari RSAL Benhil untuk memeriksa Dadang di rumah. Ia diperiksa darah dan kolesterolnya.

Setelah diperiksa darah dan kolesterol, dr. Teguh tetap meminta Dadang untuk dirawat di rumah sakit.

“Awalnya kerabatnya bilang iya, eh tadi malam membatalin lagi. Dengan alasan tidak ada kerabat yang bisa menunggu di rumah sakit,” jelas Salim kepada KBK.

Berangkat dari fakta ini, Salim dan tim LKC akan mendiskusikan dengan dr. Rido selaku Direktur untuk mengambil tindakan yang terbaik untuk kesehatan Dadang.

“Berkemungkinan akan dilakukan HomeCare (perawatan di rumah) secara terpadu,” pungkas Salim.

Advertisement