Polisi Jujur Bripka Seladi Dapat Penghargaan di Hari Bhayangkara

Bripka Seladi, polisi yang nyambi jadi pemulung/ Foto: merdeka.com

SURABAYA – Kejujuran yang ditanamkan Anggota Satuan Lalu Lintas Polres Kota Malang Bripka Seladi mengantarkannya mendapat penghargaan dari Kapolri.

Penghargaan tersebut berupa Tanda Kehormatan yang diserahkan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Anton Setiadji saat memimpin upacara HUT ke-70 Polri/Bhayangkara di lapangan Mapolda Jawa Timur, Surabaya, Jumat (1/7/2016).

“Bripka Seladi merupakan contoh pribadi yang patut diteladani, karena dia bertugas di tempat yang kata orang merupakan tempat basah, tapi dia memiliki mentalitas yang baik. Reformasi mentalitas itu yang harus dipacu, apalagi Presiden Joko Widodo dalam sambutannya menekankan hal itu,” kata Anton, dikutip dari Antara.

Dalam amanatnya, kata Kapolda Jatim, Presiden Jokowi polisi berinstropeksi dalam reformasi Polri, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, memberantas terorisme dan membasmi narkoba.

“Saya harap permintaan Presiden yang menekankan pada pelayanan Polri yang terbaik itu ditindaklanjuti jajaran Polri se-Jatim. Kalau tidak, ya akan saya tindak. Bripka Seladi itu meski bintara merupakan contoh dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu Bripka Seladi menanggapi penghargaan tersebut dengan rendah hati, “Saya bukan contoh dan juga bukan guru, tapi saya hanya mengajak kita untuk tidak menyimpang dari harapan pimpinan Polri yakni menjadi polisi yang jujur, disiplin, melayani masyarakat tanpa pamrih, tidak arogan, dan dekat dengan masyarakat,” kata Seladi.

Seperti pernah diberitakan Bripka Seladi seorang polisi yang mneyambi menjadi pemulung untuk mendapatkan uang tambahan. Selama bertugas di kepolisian, ia pantang menerima uang tips dari pembuatan SIM, dan lebih memilih bekerja sepulang kerja untuk rejeki yang halal.

Advertisement