JAKARTA – Kementrian kesehatan meluruskan informasi seputar penyebab dari meninggalnya para pemudik yang terjebak dalam kemacetan parah di tol Pejagan-Brebes, Jawa Tengah, Senin lalu. Hal ini pun sekaligus membantah sejumlah pemberitaan dan juga informasi di dunia maya bahwa 12 pemudik meninggal dunia di tengah kemacetan di tol Brexit.
Tentang jumlah korban dan penyebab kematian itu, Kementerian Kesehatan menyatakan, 13 (bukan 12) orang yang diberitakan meninggal dalam perjalanan mudik di Brebes, Jawa Tengah, bukan karena kemacetan.
Menurut laporan yang diterima, para pemudik itu terjadi dalam tiga hari, sejak 3 hingga 5 Juli 2016, di berbagai tempat dan dengan berbagai faktor risiko.
“Bukan akibat macet dalam satu hari dan satu tempat yang sama seperti diberitakan sejumlah media,” ujar Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Oscar Primadi, dalam siaran pers, di Jakarta, Rabu (6/7/2016).
Sementara itu, Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto, menjelaskan beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab korban meninggal antara lain kelelahan dan kekurangan cairan.
Kondisi terkait kesehatan dan kebugaran itu dapat berakibat fatal terlebih bagi kelompok rentan, yaitu anak-anak, orang tua, dan pemudik dengan penyakit kronis (hipertensi, diabetes, jantung).
Jika kekurangan cairan maka darah semakin kental dan menyebabkan ginjal bekerja lebih keras sehingga penderita penyakit dan kelainan ginjal bisa lebih beresiko.
“Ditambah lagi kondisi kabin kendaraan yang relatif sempit serta tertutup dengan pemakaian AC terus menerus akan menurunkan oksigen serta naiknya CO2,” kata Yurianto. Tubuh memerlukan oksigen yang terkandung 79 persen dalam atmosfer normal. Oksigen ini juga diperlukan otak untuk tetap bisa bekerja baik, seperti di lansir dari Antara.
Untuk mencegah agar kejadian serupa tidak terulang, Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat yang akan menjalani perjalanan jauh selama arus mudik dan balik Lebaran, agar selalu menjaga kesehatan dan mengutamakan keselamatan.
Sebelumnya, dikabarkan sebanyak 12 pemudik meninggal dunia selama terjebak kemacetan di sepanjang ruas Tol Pejagan-Brebes pada Senin (4/7).
Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, memprediksi kematian belasan pemudik selama kemacetan tersebut disebabkan kondisi kesehatan pemudik yang kurang baik, selain itu juga mobil ambulans sulit menjangkau lokasi.
Jika lalu-lintas lancar maka resiko kematian akibat penurunan kondisi kesehatan pemudik bisa lebih rendah.





