
DAMASKUS – Lebih dari 12 kuburan massal ditemukan di Provinsi Daraa, Suriah selatan, Senin (16/12/2024), yang berisi jenazah warga sipil yang diduga dibunuh oleh rezim Bashar al-Assad yang telah terguling.
Kelompok anti-rezim yang melakukan penggalian menggunakan alat berat di Daraa mengungkapkan bahwa salah satu kuburan massal ditemukan di distrik Izraa.
Dalam penggalian tersebut, ditemukan 31 jenazah, dan diperkirakan jumlahnya masih akan bertambah.
Sebelumnya, tim Anadolu merekam video yang menunjukkan kuburan massal di wilayah Jembatan Baghdad, dekat Damaskus, yang berisi sejumlah jasad yang diyakini sebagai warga sipil yang dibunuh oleh rezim Assad.
Rekaman tersebut memperlihatkan lubang panjang dan dalam yang digunakan untuk mengubur jenazah-jenazah tersebut secara bertumpuk.
Beberapa karung yang teridentifikasi dengan kode penjara dan nama-nama almarhum juga tampak dalam video, dengan karung-karung berisi sisa-sisa jasad yang dikeluarkan dari kuburan.
Kuburan massal ini diyakini menjadi tempat pemakaman bagi mereka yang meninggal akibat penyiksaan dan kondisi buruk di berbagai penjara, termasuk Penjara Sednaya yang terkenal di Damaskus, ibu kota Suriah.




