Dompet Dhuafa dan PT AIA Financial Resmikan Poliklinik Baru di RS AKA Medika Sribhawono

LAMPUNG TIMUR – Dompet Dhuafa bersama PT AIA Financial terus mengembangkan fasilitas di RS AKA Medika Sribhawono, yakni dengan meresmikan poliklinik baru di lingkungan RS.

Pada Jumat (14/2/2025), Dompet Dhuafa dan PT AIA FINANCIAL melakukan serah terima poliklinik baru di RS AKA Medika Sribhawono,  ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Ahmad Juwaini selaku Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika dan Harsya Wardhana Prasetyo selaku Presiden Direktur PT AIA FINANCIAL.

Presiden Direktur PT AIA FINANCIAL, Harsya Wardhana Prasetyo, menyampaikan bahwa AIA FINANCIAL menilai kesehatan merupakan salah satu pilar utama yang berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Selain itu, kesehatan juga dianggap sebagai faktor penting yang mendukung pertumbuhan ekonomi negara.

“Ternyata masih banyak harapan, karena tentunya untuk Indonesia bisa terus berkembang, bisa terus tumbuh akan sangat diperlukan sumber daya yang sehat, sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, kami di AIA FINANCIAL sangat berkomitmen untuk isu-isu mengenai kesehatan dan kami sebagai asuransi jiwa dan juga memberikan asuransi kesehatan bahwa kesehatan itu adalah suatu komitmen yang sangat tinggi bagi kami di AIA FINANCIAL,” kata Harsya.

PT AIA FINANCIAL mengapresiasi upaya yang dilakukan Dompet Dhuafa dan RS AKA Medika Sribhawono dalam pembentukan poliklinik ini, menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat. Setelah berkeliling di poliklinik, AIA FINANCIAL menilai pencapaian ini luar biasa dan memberikan manfaat besar bagi banyak orang.

Sejalan dengan hal tersebut, dalam Berbagainya Ahmad Juwaini menyampaikan bahwa RS AKA Medika Sribhawono adalah aset wakaf yang dikelola untuk diproduktifkan oleh Dompet Dhuafa agar memberikan manfaat serta nilai finansial bagi kelompok mauquf alaih.

RS AKA Medika Sribhawono yang berdiri di atas lahan seluas 8.080 meter persegi ini memiliki 102 tempat tidur pasien rawat inap biasa dan intensif. Setiap bulannya, RS ini dikunjungi sekitar 1.500 hingga 1.700 pasien. Sebanyak 35 persen sampai 40 persen pasien dari jumlah tersebut umumnya harus menjalani rawat inap.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here