Puasa dan Kesehatan Kulit, Rahasia Awet Muda yang Jarang Diketahui

Ilustrasi. (Foto: iStock)

JAKARTA – Puasa memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh, salah satunya membantu mengontrol kadar gula darah, sehingga baik bagi penderita diabetes. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa puasa dapat menurunkan resistensi insulin dan meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap hormon tersebut.

Tidak hanya berdampak positif bagi organ dalam, puasa juga bermanfaat untuk kesehatan kulit. Dokter spesialis dermatovenerologi, Dr. dr. Sondang MH Amelia P. Sirait, menjelaskan bahwa puasa dapat memperlambat proses penuaan kulit

“Dengan berpuasa, ternyata juga bisa mengaktifkan anti-oksidatif stress di dalam sel. Bahkan menurunkan mTOR signaling pathway, salah satu yang menyebabkan proses inflamasi dan menyebabkan aging. Jadi penuaan justru malah diperlambat,” kata Sondang dilansir dari Antara, Jumat (14/3/2025).

Selain itu, puasa juga berperan dalam regenerasi stem cell dalam tubuh dengan membantu memperbaiki jaringan yang rusak serta meningkatkan jumlah bakteri baik dalam usus.

Dengan beristirahatnya sistem pencernaan setelah bekerja keras dalam mencerna makanan, keseimbangan mikrobiota usus menjadi lebih baik.

Hal ini berdampak langsung pada kesehatan kulit, menjadikannya lebih bersih, cerah, dan tampak bercahaya (glowing).

Menurut Kepala Divisi Dermatologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini, puasa juga membantu menstabilkan detak jantung, menurunkan tekanan darah, kadar kolesterol, dan insulin.

Selain itu, tanda-tanda peradangan akibat penyakit metabolik dapat berkurang, kekebalan tubuh meningkat, dan sendi menjadi lebih sehat.

“Semua yang bisa menyebabkan aging itu bisa dikurangi dan caloric restriction juga akan memperbaiki anatomi kulit dan fungsi dari sel-sel kulit,” katanya.

Proses regenerasi sel dalam tubuh yang disebut autophagy juga terjadi selama puasa. Dalam proses ini, tubuh akan menguraikan sel-sel yang rusak dan mengubahnya menjadi asam amino baru, sehingga sel-sel sehat dapat tumbuh kembali, termasuk sel kulit.

Namun, untuk mendapatkan manfaat optimal dari puasa, Sondang menyarankan agar tetap memperhatikan pola makan saat sahur dan berbuka.

Konsumsi buah dan sayur yang tinggi kandungan air lebih disarankan dibandingkan makanan berlemak jenuh, seperti gorengan dan daging berlemak.

Penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang berpuasa atau menjalani pola makan dengan asupan cairan yang cukup memiliki kulit yang lebih lembut, cerah, serta suasana hati yang lebih baik dan positif.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here