AS akan Terapkan Tarif Impor Baru pada Perangkat Elektronik

Perang dagang bakal meluas akibat kebijakan kontroversial Presiden AS Donald Trump mengenakan tarif impor baru terhadap puluhan negara termasuk Indonesia. (ilustrasi: ID Channel)

JAKARTA, KBKNews.id – Pemerintah Amerika Serikat (AS) berencana menetapkan tarif impor baru untuk produk-produk semikonduktor. Kebijakan ini disinyalir berdampak pada berbagai perangkat elektronik seperti ponsel pintar dan laptop.

Sebelumnya, Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (US Customs and Border Protection) telah merilis daftar produk yang dikecualikan dari tarif balasan yang pernah diberlakukan oleh pemerintahan Trump.

Daftar tersebut mencakup ponsel, komputer, chip memori, serta berbagai perangkat dan komponen elektronik lainnya.

Namun, Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, menegaskan bahwa produk-produk itu tidak sepenuhnya bebas dari tarif. Sebaliknya, mereka akan dikenakan tarif dalam kategori khusus, yakni tarif sektoral semikonduktor.

“Produk-produk itu akan menjadi bagian dari tarif sektoral semikonduktor, yang akan diberlakukan,” kata Lutnick.

Pada masa pemerintahan sebelumnya, Trump membebaskan produk seperti ponsel dan komputer dari tarif impor sebesar 145 persen terhadap barang asal China, dan juga dari tarif global sebesar 10 persen.

Pengecualian ini juga meliputi barang-barang lain seperti kartu memori, panel surya, dan komponen semikonduktor lainnya. Kebijakan tersebut mulai berlaku 5 April 2025, pukul 12.01 EDT.

Lutnick menjelaskan, pengecualian ini bertujuan untuk memberi kejelasan bahwa produk elektronik tersebut akan dikenai tarif dalam skema berbeda.

Pemerintah, lanjutnya, berharap kebijakan ini mendorong perusahaan teknologi untuk mempertimbangkan pemindahan rantai pasok mereka ke dalam negeri.

“Jadi yang dia (Trump) lakukan adalah mengatakan bahwa produk-produk ini dikecualikan dari tarif timbal balik, tetapi akan termasuk dalam tarif semikonduktor, yang kemungkinan akan diberlakukan dalam satu atau dua bulan ke depan,” pungkasnya.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here