Ciri-Ciri Orang Paling Beruntung di Akhir Zaman Menurut Hadis

JAKARTA, KBKNews.id – Pertanyaan tentang siapa orang yang paling beruntung di akhir zaman sering muncul di kalangan umat Islam. Sebagai muslim, kita tentu tidak asing dengan berbagai hadis Nabi Muhammad SAW.

Salah satu hadis yang cukup dikenal adalah tentang keutamaan menjadi orang yang paling bermanfaat bagi sesama di masa akhir zaman.

Hadis ini diriwayatkan oleh Abu Hurairah, yang menyampaikan bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Sebaik-baik manusia di dunia ini adalah orang yang paling banyak memberi manfaat kepada orang lain, dan seburuk-buruk manusia di dunia ini adalah orang yang tidak berguna bagi orang lain.” (HR Ahmad dan al-Baihaqi)

Dari hadis tersebut, kita bisa memahami bahwa Allah SWT sangat menghargai orang yang memberikan manfaat kepada orang lain, sementara mereka yang tidak berguna justru tidak disukai oleh-Nya.

Lalu, pelajaran apa yang bisa kita ambil dari hadis ini dan bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari?

Pertama, hadis ini mengajarkan kita untuk selalu berusaha memberi manfaat kepada orang lain. Kita bisa melakukannya dengan membantu sesama yang membutuhkan, memberikan nasihat yang baik, atau berbagi ilmu yang kita miliki. Memberi manfaat kepada orang lain menjadi jalan untuk memperoleh keberkahan dari Allah SWT.

Kedua, hadis ini menekankan pentingnya menghindari sifat egois, dengan selalu memperhatikan kepentingan orang lain.

Tindakan sederhana seperti memberikan tempat duduk kepada yang membutuhkan di kendaraan umum, atau meluangkan waktu untuk mendengarkan keluh kesah teman dan keluarga, sudah merupakan bentuk nyata penerapan hadis ini.

Ketiga, kita diajarkan untuk menjadi pribadi yang berguna di lingkungan sekitar. Jika memiliki keahlian tertentu, kita dianjurkan untuk menggunakannya demi kebaikan masyarakat, misalnya dengan memberikan pelatihan atau seminar yang bermanfaat.

Keempat, hadis ini juga mengingatkan kita untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat Allah SWT dan berdoa agar selalu dijadikan pribadi yang membawa manfaat bagi orang lain.

Dalam praktiknya, kita bisa mulai menerapkan nilai hadis ini dari hal-hal kecil di lingkungan terdekat, seperti membantu tetangga yang kesusahan atau berdonasi kepada yang membutuhkan. Dengan begitu, insyaallah, kita dapat menjadi orang yang beruntung di akhir zaman.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here