Bencana Pergerakan Tanah, Ratusan Rumah di Sukabumi Rusak

Foto Ilustrasi

SUKABUMI – Ratusan rumah di Kecamatan Curug Kembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah, dan 14 rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Irwan Fajar, seperti dilansir Republika, Jumat (22/7/2016).

Menurutnya bencana pergerakan tanah ini semakin meluas, 43 unit rumah warga mengalami rusak sedang dan 109 unit rumah lainnya rusak ringan.

Selain itu, bencana pergerakan tanah juga mengancam sebanyak 116 unit rumah lainnya. Diperkirakan, jumlah warga yang terkena dampak pergerakan tanah mencapai sebanyak 163 kepala keluarga (KK) atau setara dengan 480 jiwa.

Bencana pergerakan tanah juga merusak sebanyak empat unit masjid atau mushala, empat unit majelis taklim, satu unit sarana sekolah dasar, dan satu bangunan posyandu.

Sementara itu Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Usman Susilo menambahkan, pemkab telah menyediakan lokasi pengungsian dan membangun tenda darurat di sekitar lokasi bencana. “Sebagian warga yang rumahnya rusak telah mengungsi ke tempat yang aman,” kata dia.

Menurut Usman, upaya penanganan bencana pergerakan tanah ini dengan melibatkan petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan elemen masyarakat lainnya. Selain itu pemkab juga telah berupaya menyalurkan bantuan darurat kepada korban pergerakan tanah.Usman mengungkapkan, bencana pergerakan tanah di sekitar tebing Gunung Sapu sudah terjadi pada 2007 dan 2012 lalu.

Advertisement