YOGYAKARTA – Tahun ini, berdasarkan hasil usulan kelurahan diperoleh data ada 5.540 Kepala Keluarga (KK) yang diusulkan masuk dalam daftar pemegang Kartu Menuju Sejahtera (KMS) di Yogyakarta.
Usulan yang jumlahnya lebih sedikit dari tahun lalu tersebut saat ini sudah dimasukkan ke Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Yogyakarta.
Kasi Strategi Penanganan Masalah Sosial Dinassosnakertrans Kota Yogya Esti Setiarsih mengatakan, “Tahun lalu, total usulan masyarakat mencapai7.275 KK, sedangkan tahun ini 5.540 KK. Usulan tertinggi darii Kelurahan Pringgokusuman sebanyak 340 KK, dan terendah dari Kelurahan Suryatmajan 31 KK,” ujarnya, Jumat (22/7/2016).
Dilansir Republika.co.id, menurutnya pendataan pemegang KMS selama ini dilakukan selama hampir satu tahun. Diawali dengan survey, uji publik untuk menjaring usulan masyarakat, verifikasi faktual hingga pengolahan data.
Sementara itu Kepala Bidang Bantuan dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Dinsosnakertrans Kota Yogya Irianto Edi Purnomo mengatakan, verifikasi dilakukan selama dua bulan. Verifikasi sendiri sudah dilakukan sejak 15 Juni dan akan berakhir 15 Agustus 2016 mendatang. “Ini sudah berjalan, kita tunggu saja hasilnya,” katanya.
Menurut dia, verifikasi tersebut dilakukan dengan memotret kondisi warga sesuai form yang sudah ditetapkan oleh Dinsosnakertrans. Form tersebut berisi berbagai indikator sesuai parameter yang dituangkan dalam Kepwal 244/KEP/2012 terkait parameter penduduk dan keluarga sasaran jaminan perlindungan sosial.





