Terkait Kudeta, 42 Wartawan Turki Ditahan

Pengkudeta ditangkap. Foto:Ist

ANKARA (KBK) – Paca Kudeta berdarah, 15 Juli 2016, upaya bersih-bersih terus dilakukan di Turki. Jika sebelumnya hakim, tenaga pendidikan, polisi, militer yang dibersihkan, sekarang kalangan pers yang jadi sasaran.

Turki memerintahkan penahanan 42 wartawan pada hari Senin, (25/7/2016). Seperti dilaporkan penyiar NTV sampai saat ini sudah 60.000 orang ditahan.

Upaya bersih-bersih yang dilakukan Erdogan, menimbulkan kekhawatiran dari kalangan kelompok hak azazi dan negara-negara barat. Mereka takut Presiden Tayyip Erdogan memanfaatkan situasi itu untuk memperkuat cengkeramannya pada kekuasaan di Turki.

Presiden Komisi Uni Eropa Jean-Claude Juncker mempertanyakan langkah Ankarauntuk bergabung dengan Uni Eropa.

“Saya percaya bahwa Turki, dalam kondisi saat ini, tidak dalam posisi untuk menjadi anggota dalam waktu dekat dan bahkan periode yang lebih lama,” kata Juncker di televisi Prancis France 2.

Seperti dikutip KBK dari Reuters, Juncker mengingatkan, jika Turki menghidupkan kembali hukuman mati, ia harus mempertimbangkan, untuk mengakhiri proses untuk masuk ke Uni Eropa.

Advertisement