
BALI (KBK) – Orang tua anak korban perdagangan orang di Bali lakukan koordinasi dengan tim Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bali untuk upaya pembebasan anak-anak mereka yang kini sudah berada di rumah aman Polda Bali.
Sesampai di Bali, Jumat (29/7/2016) Orang tua korban oleh tim Dompet Sosial Madani (DSM) pewakilan Dompet Dhuafa Bali diantar ke Rumah Makan Mina, Paguyangan, Denpasar Utara Bali, Jumat (29/7/2016).
Di sini berkoordinasi dengan LBH Apik, untuk mengusahakan para orang tua agar segera dapat bertemu dengan anak-anak mereka.
Menurut Muhammad Zainuddin dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Indonesia Lampung, yang mendampingi orang tua, agar dapat ketemu dengan anak mereka dirumah aman Polda Bali, harus dapat izin dari tim Reskrim Mabes Polri karena tim tersebut yang memimpin pengerebekan pekan lalu.
Turut mengkoordinasikan pembebasan korban, Ni Luh Putu Nilawati,SH.MH, Ketua LBH Apik Bali dan Luh Putu Anggreni SH, tim advokasi LBH Apik Bali.




