JAKARTA – Orangtua korban pencabulan di kantor Wali Kota Jakarta Pusat, yang tengah menjalani magang, sudah melaporkan perbuatan keji terhadap anaknya.
Diberitahukan sebelumnya, siswi sekolah menengah kejuruan berinisial M, 17 tahun, mengalami pencabulan saat kerja magang di kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Rabu, 3 Agustus 2016. Pencabulan diduga dilakukan oleh tiga pegawai negeri sipil yang juga bekerja di kantor tersebut.
“Sekitar pukul 12.00 WIB, saat main HP, tangan korban dipegang oleh salah satu saksi, mulutnya dibekap oleh saksi lain dan di bawa ke sebuah ruangan kosong,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono, Sabtu, 6 Juli 2016.
Menurut pengakuan M, di ruangan itu sudah ada saksi lain AA yang menunggu. M kemudian tak sadarkan diri dan bangun dalam keadaan telanjang. Ia mengaku merasakan nyeri di bagain alat vitalnya.
Hingga hari ini, pemeriksaan telah dilakukan terhadap saksi-saksi. Namun menurut Awi, belum ada kesesuaian keterangan antara saksi-saksi, terlapor dan korban. “Alibi terlapor saat kejadian, ia sedang ada kegiatan di luar kantor,” kata Awi.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Tahan Marpaung mengatakan saat ini timnya masih menyelidiki kasus ini. “Kami masih mendalami,” katanya, dikutip dari tempo.co





