Hujan Seharian, Tebing di Desa Sukasari Longsor

Ilustrasi Longsor

CIAMIS – Jalan yang menghubungkan Kecamatan Cidolog dengan Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran terputus karena longsor tebing di Desa Sukasari.

Longsornya tebing diakibatkan hujan yang tidak berhenti seharian. Hujan mengguyur wilayah tatar galuh Ciamis sejak Sabtu 13 Agustus 2016 dini hari.

Di tengah curah hujan lebat, tiba-tiba tebing yang berada di wilayah yang dikenal dengan Tanjakan Sejuta ambrol hingga menutup badan jalan hingga sepanjang 50 meter.

Seperti dilansir PR, akibat timbunan tanah yang mencapai satu meter, arus kendaraan warga yang hendak bepergian antar dua wilayah tersebut dialihkan melintas Kecamatan Pamarican.

Tidak hanya mobil, sepada motor juga tidak dapat melintas, selain tebalnya material tanah yang menutup, juga jalan lincin.

Minggu (14/8/2016) sore warga bergotongroyong dengan Taruna Siaga Bencana (Tagana) gotong-royong menyingkirkan timbunan material tanah yang menutup badan jalan.

Proses menyingkirkan longsor juga melibatkan mobil pemadam kebakaran untuk membersihkan sisa lumpur yang ada di badan jalan.

“Warga membawa peralatan sederhana bersama Tagana, termasuk mobil damkar dilibatkan menyingkirkan material tanah. Agar tidak lincin sisa lumpur yang ada di badan jalan disemprot air,” ungkap Sekretaris Camat Cidlog, Rudi Darmawan.

Menurutnya, proses menyingkirkan serta membersihkan jalan dari lumpur membutuhkan waktu hingga 3 hari. Itu pun tergantung cuaca, apabila hujan tetap turun, maka proses pembersihan dapat lebih lama.

“Semoga dapat secepatnya bersih, sehingga kendaraan dapat segera melintas. jalan tersbeut termasuk nadi perekonomian warga. Selain itu juga banyak pelajar yang melintas jalan itu,” tuturnya.

Advertisement