JAKARTA, KBKNews.id – Dompet Dhuafa secara resmi melepas keberangkatan 750 pemudik dalam program unggulan Ramadan 1447 Hijriah yang bertajuk “Mudik Kalcer”. Acara pelepasan yang berlangsung khidmat ini digelar di Masjid CIBIS Park, Jakarta Selatan, pada Sabtu (14/3/2026).
Program ini merupakan bagian dari upaya Dompet Dhuafa untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin merayakan Idulfitri di kampung halaman namun terkendala biaya.
Sebanyak 15 unit bus dikerahkan untuk mengantar para pemudik menuju berbagai kota tujuan di wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Lampung. Program Mudik Kalcer ini sengaja dijadwalkan keberangkatannya lebih awal guna menghindari puncak arus mudik yang biasanya terjadi mendekati hari raya. Para peserta mudik tampak antusias memadati lokasi sejak pagi hari dengan membawa perbekalan untuk perjalanan jauh.
Ketua Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi pilar sosial budaya lembaga tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh biaya akomodasi dan transportasi dalam program ini sepenuhnya gratis bagi para mustahik. Ahmad Juwaini juga sempat berinteraksi dengan para pemudik untuk memastikan kenyamanan mereka sebelum bus berangkat.
“Hakikatnya, kami ini menjalankan semua amanah-amanah dari para donatur kami, baik individu maupun lembaga ataupun perusahaan. Program Mudik Kalcer ini adalah bentuk pertanggungjawaban kami dalam mengelola zakat, infak, sedekah, dan wakaf yang telah dipercayakan kepada Dompet Dhuafa,” ujar Ahmad Juwaini di hadapan ratusan pemudik yang hadir.
Ahmad Juwaini juga berharap agar perjalanan para pemudik diberikan kelancaran dan keselamatan hingga sampai di tujuan. Ia menekankan pentingnya silaturahim di kampung halaman sebagai momen penguat ikatan kekeluargaan setelah setahun penuh bekerja di ibu kota. Doa bersama pun dipanjatkan agar seluruh armada bus dapat beroperasi dengan baik tanpa kendala teknis selama perjalanan.
Selain program mudik, Dompet Dhuafa tahun ini juga meluncurkan berbagai inisiatif unik lainnya seperti “Brojol” atau Ber-Ojol, yakni layanan servis motor gratis bagi para driver ojek online. Program ini dirancang untuk meringankan beban operasional para mitra ojol yang memiliki mobilitas tinggi selama bulan Ramadan. Inovasi-inovasi ini menunjukkan komitmen Dompet Dhuafa dalam merangkul berbagai lapisan masyarakat melalui bantuan yang relevan.
Di sisi lain, Dompet Dhuafa menargetkan penerimaan zakat sebesar Rp156 miliar pada Ramadan tahun ini dengan jangkauan manfaat hingga 750.000 jiwa. Program-program lain seperti santunan 2.000 anak yatim, pengiriman Dai Ambassador ke 11 negara, hingga pemulihan infrastruktur pascabencana di Sumatera (Recovery Sumatera) juga terus berjalan secara paralel untuk memaksimalkan keberkahan di bulan suci.
Melalui keberhasilan pelepasan program Mudik Kalcer ini, Dompet Dhuafa mengajak masyarakat luas untuk terus berkolaborasi dalam gerakan kebaikan. Dengan semangat berbagi yang masif, diharapkan ekosistem pemberdayaan masyarakat dapat semakin kuat sehingga manfaat dari setiap donasi dapat dirasakan secara nyata oleh mereka yang membutuhkan di seluruh penjuru Nusantara.





