JAKARTA – Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, semangat berbagi terus mengalir di tengah masyarakat, salah satunya ditunjukkan oleh Candra Sakti Saragih (61) yang memanfaatkan momen akhir Ramadan untuk berkontribusi melalui program Wakaf Sumur Dompet Dhuafa.
Candra datang langsung ke Gedung Philanthropy Dompet Dhuafa di Jakarta Selatan, Jumat (20/3/2026), untuk menyalurkan donasinya. Dengan berjalan kaki dari rumahnya yang tak jauh, ia menunjukkan komitmen sederhana namun bermakna demi membantu masyarakat pelosok yang masih mengalami krisis air bersih.
Menurut Candra, keputusannya berwakaf sumur dilandasi oleh hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa sedekah terbaik adalah sedekah air. Ia juga meyakini bahwa wakaf menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir meski seseorang telah tiada.
“Saya teringat sabda Rasulullah tentang sedekah air. Selain itu, wakaf pahalanya terus berjalan. Saya yakin masih banyak daerah di Indonesia yang kekurangan air bersih,” ujarnya.
Candra bukan sosok baru bagi Dompet Dhuafa. Ia mengaku telah mengenal lembaga tersebut sejak awal berdiri, sekitar tahun 1990-an melalui harian Republika. Selama lebih dari dua dekade, ia rutin menyisihkan rezekinya untuk zakat, infak, sedekah, dan wakaf.
Ia juga mengapresiasi transparansi dan pelayanan Dompet Dhuafa yang dinilainya semakin baik. Setiap donasi yang ia lakukan, lanjut Candra, selalu disertai laporan cepat yang dikirimkan melalui WhatsApp.
“Pelaporannya bagus, cepat, dan memudahkan. Semoga Dompet Dhuafa terus berkembang dan semakin banyak membantu masyarakat,” katanya.
Melalui program Wakaf Sumur, masyarakat diajak ikut ambil bagian dalam menyediakan akses air bersih bagi wilayah yang membutuhkan, sekaligus meraih pahala jariyah yang berkelanjutan.





