Saham BBRI Melejit 3,35% Usai Umumkan Dividen Jumbo, Yield Tembus 10 Persen!

BBRI sepakat mengalokasikan Rp52,1 triliun sebagai dividen tahun buku 2025. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, KBKNews.id – Kabar gembira datang dari raksasa perbankan pelat merah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). Emiten yang dikenal fokus pada segmen UMKM ini baru saja mendapatkan “lampu hijau” untuk membagikan keuntungan dalam jumlah fantastis kepada para pemegang sahamnya. Keputusan ini memicu gairah di pasar modal, yang ditandai dengan melompatnya harga saham BBRI pada perdagangan hari ini.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Jumat (10/4), para pemegang saham sepakat mengalokasikan Rp52,1 triliun sebagai dividen tahun buku 2025. Angka ini setara dengan 92% dari total laba bersih yang berhasil diraup perseroan sepanjang tahun lalu sebesar Rp57,1 triliun.

Rincian Dividen Final: Rp207 per Lembar Saham

Guyuran dividen ini tidak sepenuhnya baru bagi investor. Sebelumnya, BBRI telah mencairkan dividen interim sebesar Rp20,6 triliun atau senilai Rp137 per saham pada Januari 2026 lalu.

Dengan persetujuan terbaru ini, pemegang saham akan menerima dividen final sebesar Rp207 per lembar saham. Secara total, sisa dana yang akan dibagikan dalam tahap penutupan tahun buku ini mencapai sekitar Rp31,5 triliun. Jika diakumulasikan, total dividen yang diterima investor untuk tahun buku 2025 adalah Rp344 per saham.

Potensi Yield Dua Digit yang Menggiurkan

Pengumuman ini langsung direspon positif oleh lantai bursa. Saham BBRI terpantau melesat 3,35% dan mendarat di level Rp3.390 per lembar pada penutupan perdagangan hari ini.

Meski harga saham sudah merangkak naik, tingkat imbal hasil atau dividend yield yang ditawarkan BBRI masih tergolong sangat kompetitif dibandingkan instrumen investasi lainnya. Dengan total dividen Rp344, potensi yield tahunan BBRI menyentuh angka 10,15%. Sementara itu, khusus untuk dividen final yang akan segera dibayarkan, imbal hasilnya mencapai sekitar 6,1%.

Negara Raup Triliunan Rupiah melalui Danantara

Sebagai bank milik negara, setoran dividen BBRI ini menjadi angin segar bagi kas negara. PT Danantara Asset Management (Danantara Indonesia), yang menguasai 52,7% saham BBRI per Maret 2026, diprediksi akan menerima jatah dividen mencapai Rp27,5 triliun.

Selain pemerintah, sejumlah institusi besar juga turut mencicipi keuntungan ini. Berdasarkan data IDNFinancials.com, Indonesia Investment Authority (INA) memiliki porsi 3,63% saham, disusul oleh Employees Provident Fund Board sebesar 1,14%, serta program Jaminan Hari Tua (JHT) dari DJS Ketenagakerjaan sebesar 1,09%.

Langkah BBRI membagikan hampir seluruh labanya sebagai dividen mempertegas posisi perseroan sebagai salah satu “pencetak uang” utama bagi negara sekaligus emiten yang paling royal terhadap investor publik di Bursa Efek Indonesia.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here