LKC Dompet Dhuafa Dorong Sosialisasi Cegah Penyakit Tidak Menular di Palembang

LKC Dompet Dhuafa menggelar sosialisasi pencegahan penyakit tidak menular (Foto: Ist)
PALEMBANG, KBKNews.id – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Sumatera Selatan terus mendorong penguatan upaya pencegahan Penyakit Tidak Menular atau PTM melalui Program Pos Sehat PTM Pulo Kerto di Kecamatan Gandus, Kota Palembang (16/4/2026)..
Kepala LKC Dompet Dhuafa Sumsel, Tri Hartati, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi menjadi langkah penting untuk memastikan program berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, kami ingin memastikan Program Pos Sehat PTM Pulo Kerto terus berjalan sesuai rencana, menjawab kebutuhan warga, serta mendorong masyarakat semakin sadar akan pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit tidak menular,” ujar Tri Hartati.
Kegiatan Monitoring dan Evaluasi atau Monev Program Pos Sehat PTM Pulo Kerto digelar di Balai Kantor Kecamatan Gandus pada Kamis, 16 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi triwulan pertama untuk melihat perkembangan program, meninjau pelaksanaan di lapangan, serta menghimpun masukan dari masyarakat dan kader.
Sekitar 35 peserta hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari Sekretaris Kecamatan Gandus, perwakilan Puskesmas Gandus, Ketua RW 004, warga RT 21, RT 22, dan RT 23, serta kader Pos Sehat PTM.
Sekretaris Kecamatan Gandus, Syafril, S.Ag., M.Si., menyampaikan dukungan pemerintah setempat terhadap keberlanjutan program tersebut. Ia menilai Program Pos Sehat PTM Pulo Kerto sejalan dengan arah pembangunan kesehatan di Kota Palembang.
“Pemerintah setempat sangat mendukung program LKC Dompet Dhuafa Sumsel, karena selaras dengan visi misi Pemerintah Kota Palembang,” ujar Syafril.
Dalam kegiatan monev, tim melakukan peninjauan langsung di lapangan dan berdiskusi bersama masyarakat serta kader. Forum ini menjadi ruang untuk melihat capaian, tantangan, serta kebutuhan penguatan program ke depan.
Dari hasil evaluasi, terdapat sejumlah catatan penting. Salah satunya adalah perlunya peningkatan partisipasi warga dalam kegiatan rutin Pos Sehat PTM, khususnya dari RT 21, RT 22, dan RT 23. Selain itu, kader juga didorong untuk menghadirkan inovasi program agar kegiatan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Capaian skrining PTM juga menjadi perhatian utama. Melalui skrining yang lebih luas dan rutin, warga dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal. Langkah ini penting untuk mencegah risiko penyakit tidak menular, seperti hipertensi, diabetes, dan gangguan kesehatan lain yang kerap berkembang tanpa gejala awal yang jelas.
Selama kurang lebih satu tahun berjalan, Program Pos Sehat PTM Pulo Kerto dinilai telah memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kesadaran warga terhadap pencegahan PTM terus meningkat, termasuk pentingnya melakukan deteksi dini dan menjaga kesehatan sebelum timbul penyakit.
Ke depan, LKC Dompet Dhuafa Sumsel bersama pemerintah setempat, Puskesmas Gandus, kader, dan masyarakat berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjaga keberlanjutan program serta memperluas manfaat Pos Sehat PTM bagi lebih banyak warga di Kecamatan Gandus.
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here