JAKARTA, KBKNEWS.id – SMAN 14 Bandar Lampung mencatat sejarah baru setelah seluruh 284 siswa kelas XII tahun ajaran 2025/2026 berhasil diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) melalui berbagai jalur seleksi.
Capaian 100 persen lulusan masuk PTN ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah yang sebelumnya tidak termasuk dalam jajaran sekolah unggulan di Kota Bandar Lampung.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil transformasi yang dilakukan sekolah secara bertahap sejak bergabung dalam Program Sekolah Penggerak pada 2021. Program yang diinisiasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan itu mendorong peningkatan kualitas pembelajaran, mulai dari literasi, numerasi, hingga penguatan karakter siswa.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 14 Bandar Lampung, Hanifah, mengatakan pencapaian tersebut tidak diraih secara instan. Menurutnya, keberhasilan itu merupakan hasil kerja sama seluruh unsur sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, wali kelas, guru bimbingan konseling, tenaga kependidikan, orang tua, hingga para siswa.
“Perjalanan kami tidak instan. Ini adalah hasil sinergi seluruh tim. Ada kepala sekolah, guru, wali kelas, guru BK, tenaga kependidikan, orang tua dan tentu saja kerja keras para siswa,” ujar Hanifah.
Setelah menjadi Sekolah Penggerak, SMAN 14 Bandar Lampung melakukan berbagai pembenahan, seperti penguatan budaya belajar, peningkatan kualitas guru, pendampingan akademik, dan pembinaan prestasi secara berkelanjutan.
Hasilnya mulai terlihat pada 2025 ketika sekolah tersebut mulai dikenal sebagai salah satu sekolah berprestasi di Bandar Lampung.
Untuk mendukung siswa menembus PTN, sekolah menyiapkan berbagai program pendampingan, termasuk penguatan materi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Sekolah juga membentuk tim penyusun soal, melakukan monitoring pembelajaran, serta evaluasi rutin terhadap perkembangan siswa.
Selain itu, pendampingan karier dilakukan sejak siswa berada di kelas X. Guru Bimbingan Konseling membantu siswa mengenali potensi dan minat mereka, sekaligus menentukan jurusan dan kampus yang sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Dari total 284 lulusan yang diterima di PTN, sebanyak 153 siswa lolos melalui jalur SPAN-PTKIN, 70 siswa melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 54 siswa melalui SNBT, dan tujuh siswa melalui jalur prestasi.
Para lulusan diterima di 14 perguruan tinggi negeri.
UIN Raden Intan Lampung menjadi kampus tujuan terbanyak dengan 150 siswa, disusul Universitas Lampung (Unila) sebanyak 112 siswa. Selain itu, sejumlah siswa juga diterima di kampus-kampus ternama seperti Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Udayana, dan Institut Teknologi Sumatera (Itera).
Meski berhasil mencatatkan kelulusan PTN 100 persen, pihak sekolah menegaskan tidak ingin berpuas diri. Prestasi tersebut justru dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mempertahankan capaian pada tahun-tahun mendatang.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa sekolah yang dulu tidak diunggulkan dapat berkembang dan bersaing jika memiliki visi yang jelas, kerja sama yang kuat, serta semangat untuk terus maju,” kata Hanifah, dilansir Tribun Lampung.





