Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz, Tuding AS Langgar Kesepakatan Perdamaian

AS mulai melakukan pengawasan Selat Hormuz, Senin (13/4), sementara Iran bertekad akan menyerang negara-negara pendukung AS di Timur Tengah (dok. istimewa)

JAKARTA, KBKNEWS.id – Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz bagi pelayaran sebagai respons atas dugaan pelanggaran memorandum perdamaian oleh Amerika Serikat dan berlanjutnya serangan Israel di Lebanon.

Pernyataan tersebut disampaikan Markas Besar Pusat Khatam Al-Anbiya pada Sabtu (20/6).

Militer Iran menilai AS telah melanggar nota kesepahaman (MoU) perdamaian karena gagal menjalankan klausul pertama kesepakatan yang mencakup gencatan senjata di seluruh front, termasuk Lebanon.

Menurut pernyataan yang dikutip stasiun televisi nasional Iran, IRIB, penutupan Selat Hormuz dilakukan sebagai respons atas pelanggaran gencatan senjata yang terus terjadi di Lebanon selatan.

Markas Besar Pusat Khatam Al-Anbiya juga menegaskan bahwa Iran akan mengambil langkah-langkah tambahan jika Israel tetap melanjutkan serangannya terhadap Lebanon.

Teheran menyatakan tindakan tersebut bertujuan memaksa pihak-pihak terkait memenuhi kewajiban dalam kesepakatan perdamaian yang telah disepakati sebelumnya.

Sebelumnya, Iran juga memerintahkan percepatan penanganan permohonan pelayaran yang melintasi Selat Hormuz, sementara lalu lintas di jalur strategis itu sempat mulai pulih dengan sekitar 25 kapal melintas setiap hari.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran energi terpenting di dunia yang menghubungkan Teluk Persia dengan pasar global.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here