Tiga Tahun Dampingi Warga, LKC Dompet Dhuafa Lepas Program Kawasan Sehat Bungaejaya ke Tahap Mandiri

JAKARTA, KBKNEWS.id – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan menandai berakhirnya masa pendampingan Program Kawasan Sehat Bungaejaya melalui Festival Kesehatan Bungaejaya yang digelar di Desa Bungaejaya, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Minggu (22/6).

Setelah berjalan selama tiga tahun sejak Juni 2023, program tersebut kini memasuki tahap kemandirian masyarakat.

Festival kesehatan yang dihadiri warga setempat menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis sekaligus menjadi ajang menampilkan capaian program selama masa pendampingan.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Gowa, Sekretaris Camat Pallangga, Kepala Desa Bungaejaya, dan Kepala Puskesmas Kampili.

Pelaksana Tugas Sementara (Pjs.) Kepala LKC Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, Etty Purnamasari, menyebut sekitar 8.800 penerima manfaat telah merasakan dampak positif Program Kawasan Sehat Bungaejaya sepanjang 2023 hingga 2026.

“Program Kawasan Sehat Bungaejaya telah berlangsung selama tiga tahun. Dari tahun 2023 sampai 2026, sekitar 8.800 penerima manfaat telah merasakan manfaat program LKC Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Menurut Etty, keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, fasilitas layanan kesehatan, pemerintah desa, masyarakat, dan para kader kesehatan yang terlibat aktif di lapangan.

“Peran kader menjadi sangat krusial karena mereka yang melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat, termasuk dalam pendataan kesehatan dan berbagai kegiatan pendampingan lainnya,” katanya.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Gowa, Sofyan Daud, mengapresiasi kontribusi LKC Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan selama tiga tahun mendampingi masyarakat Desa Bungaejaya.

“Selama tiga tahun pendampingan, banyak kemajuan yang telah dirasakan masyarakat Desa Bungaejaya. Kami berharap program seperti ini dapat kembali dilaksanakan di desa-desa lainnya karena masyarakat masih sangat membutuhkan kegiatan pemberdayaan kesehatan,” ujar Sofyan.

Sekretaris Camat Pallangga, Muhammad Sahir, menilai Program Kawasan Sehat mendapat respons positif karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Apa yang dilaksanakan LKC Dompet Dhuafa sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat. Warga Bungaejaya memberikan respons yang baik terhadap berbagai kegiatan yang berlangsung,” katanya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kampili, Imran, menyebut kerja sama dengan LKC Dompet Dhuafa membantu pelaksanaan berbagai kegiatan promotif dan preventif di tengah masyarakat.

“Selama tiga tahun program ini berjalan, masyarakat diajak menerapkan pola hidup sehat, menjaga kesehatan, serta mengelola lingkungan agar menjadi lebih sehat,” ujar Imran.

Ia berharap berbagai praktik baik yang telah dibangun selama masa pendampingan dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat bersama puskesmas dan para pemangku kepentingan lainnya.

Festival Kesehatan Bungaejaya menjadi simbol keberhasilan program sekaligus awal bagi masyarakat untuk melanjutkan gerakan hidup sehat secara mandiri dan berkelanjutan setelah berakhirnya masa pendampingan intensif dari LKC Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here