BGN Siapkan Pembangunan Dapur MBG di Wilayah Konflik Papua

JAKARTA, KBKNEWS.id – Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah rawan konflik, terutama di Papua, agar layanan pemenuhan gizi tetap menjangkau seluruh anak Indonesia.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan mekanisme pembangunan SPPG di daerah konflik masih disiapkan.

Langkah tersebut dilakukan menyusul masih rendahnya jumlah SPPG di Papua yang baru sekitar satu persen dari total unit secara nasional.

“Di Papua, ada MBG bagi anak-anak di daerah rawan konflik. Ini juga sedang kami pikirkan mekanismenya,” kata Sudaryono dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Rabu (29/7).

Menurut Sudaryono, BGN telah melakukan sejumlah proyek percontohan bersama TNI dan Polri dengan memanfaatkan fasilitas yang sudah tersedia, seperti gereja, untuk mendukung pelaksanaan program MBG di daerah tersebut.

Ia menegaskan seluruh anak Indonesia, termasuk yang berada di wilayah terpencil maupun rawan konflik, berhak memperoleh akses yang sama terhadap program pemenuhan gizi.

Selain Papua, percepatan pembangunan SPPG juga akan difokuskan di wilayah dengan angka stunting tinggi, seperti Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Maluku.

Seluruh daerah prioritas tersebut telah dipetakan untuk memperluas cakupan layanan MBG.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan pemerintah menargetkan pembangunan SPPG di Papua Pegunungan, Papua, dan NTT dapat diselesaikan dalam satu bulan guna mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di daerah prioritas.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here