Dari Penerima Manfaat Jadi Pemberdaya, Dini Bangun Usaha dan Berdayakan 1.000 Orang

JAKARTA, KBKNEWS.id — Berawal dari penerima manfaat program pendidikan Dompet Dhuafa, Dini Fuadillah Sofyan kini tumbuh menjadi pengusaha yang turut membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Dini merupakan alumni Beasiswa Aktivis Nusantara (Bakti Nusa) Dompet Dhuafa angkatan ketiga di Palembang. Nilai kebermanfaatan yang ia dapatkan melalui program tersebut kemudian menjadi salah satu inspirasi dalam perjalanan usahanya.

Bersama suaminya, Dini membangun Lapak Cindo yang kini berkembang menjadi PT Cindo Proven Global. Usahanya bergerak di bidang suplai dan olahan ikan serta telah memiliki lebih dari 20 karyawan.

Perjalanan bisnis Dini tidak selalu mudah. Saat pandemi COVID-19, usahanya sempat terpuruk akibat pembatasan aktivitas dan distribusi. Namun, ia melihat peluang dari banyaknya perantau asal Palembang yang tidak dapat mudik. Lapak Cindo kemudian menyediakan makanan khas Palembang dalam bentuk frozen food hingga omzet meningkat empat kali lipat.

Dini kemudian tidak hanya fokus mengembangkan bisnisnya sendiri. Ia membuka kelas dan pendampingan usaha, mulai dari pengolahan produk, perhitungan harga pokok produksi, penentuan harga jual hingga pemasaran.

Hingga kini, program pemberdayaan tersebut telah membantu lebih dari 1.000 ibu rumah tangga dan anak muda yang merintis usaha.

Bagi Dini, langkah tersebut merupakan bentuk estafet kebaikan dari Dompet Dhuafa.

“Sejak mendapatkan manfaat dari Beasiswa Aktivis Nusantara itu, value-nya makin diingat sampai hari ini. Jadi estafet kebaikan dan kebermanfaatannya itu masih terus kita lakukan,” ujar Dini.

Ia berharap keberhasilan usaha tidak hanya dinikmati dirinya, tetapi juga karyawan dan masyarakat yang berada dalam ekosistem bisnisnya.

 

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here