Ali Ajiz Bangkit dari Keterpurukan, Institut Kemandirian Jadi Jalan Menuju Dunia Kerja

JAKARTA, KBKNEWS.id — Ali Ajiz, pemuda asal Sukabumi, membuktikan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berjuang setelah melewati berbagai ujian hidup dan sempat menjadi korban penipuan.

Ali menemukan jalan menuju kemandirian melalui pelatihan di Institut Kemandirian Dompet Dhuafa.

Di usia dua tahun, Ali kehilangan ibunya dan kemudian dibesarkan oleh sang kakak. Kondisi ekonomi membuatnya terbiasa bekerja sejak kecil. Saat SD, ia berjualan gorengan, kemudian menjadi juru parkir ketika SMP.

Saat SMA, di tengah pandemi, Ali tetap mempertahankan prestasi akademiknya sembari bekerja di proyek bangunan hingga restoran.

Setelah lulus SMA, Ali merantau ke Jakarta dengan membawa uang Rp200 ribu. Namun, uang tersebut habis setelah dirinya menjadi korban penipuan. Ia kemudian menjalani berbagai pekerjaan serabutan dari gudang di Bandung hingga Tangerang. Setelah kontrak kerja berakhir, Ali sempat menganggur selama beberapa bulan.

Harapan kembali muncul ketika Ali mengetahui pelatihan gratis di Institut Kemandirian Dompet Dhuafa. Meski hanya memiliki sisa Rp20 ribu, ia berangkat dari Sukabumi menuju Tangerang untuk mengikuti Pelatihan Security.

“Bersyukur banget, melalui Institut Kemandirian, Allah memberikan jalan dan pertolongan untuk saya,” ujar Ali.

Kini, Ali bekerja sebagai petugas keamanan di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ia bekerja 12 jam sehari dan menyisihkan penghasilannya untuk menabung demi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Ali juga membagikan informasi pelatihan gratis Institut Kemandirian kepada pemuda di kampung halamannya.

“Yang penting kita jujur dan tidak malas. Disiplin itu lebih penting, karena kalau kita disiplin, kita bisa melawan rasa malas,” tuturnya.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here