Israel Masih Larang Masuknya Buku ke Gaza

Anak-anak di Gaza mengikuti kelas seni yang digelar aktivis, 14 Agustus 2016/ Foto: Reuters via Xinhua

PALESTINA – Proses pendidikan di Gaza harus terhambat karena Israel hingga kini masih melarang masuknya buku-buku pelajaran terbaru yang telah disesuaikan dengan kurikulum terbaru Palestina.

Minggu (28/8/2016), Wakil Menteri Pendidikan Palestina Ziad Thabet mengatakan hal tersebut dalam sebuah konferensi pers di Gaza, seperti dilansir Xinhua. “Larangan Israel atas masuknya buku-buku sekolah SD memberikan pengaruh negatif dalam proses pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu Perdana Menteri Palestina Rami Al-Hamdallah yang juga mengunjungi sekolah umum di Tepi Barat pada hari yang sama mengatakan, “Tahun ajaran baru telah dimulai tapi tanah kami masih diduduki Israel, bahkan mereka memperluas permukiman dan kemungkinan tentara Israel terus melakukan kejahatan pada pemuda dan anak-anak,” ungkapnya.

Menurutnya, selama setahun terakhir 40 guru telah hilang dari sektor pendidikan di Gaza, juga karyawan dan para siswa, sementara ratusan lainnya luka-luka.

“Orang-orang Palestina memiliki hak untuk pendidikan yang stabil, aman dan canggih, untuk memulai tahun ajaran baru di mana siswa Palestina dapat melanjutkan tekad mereka untuk hidup, memiliki harapan dan ketabahan di tanah air mereka,” tambahnya.

Advertisement