Mensos Imbau Masyarakat Waspadai Sindikat Prostitusi Anak Anak

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa/ elshiinta.com

RIAU- Masyarakat diminta untuk hati-hati dan tetap waspada terhadap prostitusi daring anak laki laki.

“Sindikat prostisusi sudah masuk ke anak lelaki,” kata Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa di Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (10/9) seperti dilansir Antara.

Ia mengatakan kasus prostitusi yang melibatkan imigran pencari suaka di Batam menjadi peringatan kepada masyarakat agar lebih waspada.

Kini, sindikat prostitusi tidak hanya mengancam anak perempuan, melainkan juga anak lelaki.

“Sekarang kita tidak hanya menyiapkan kewaspadaan anak perempuan yang kemungkinan terkooptasi sindikat prostitusi,” katanya.

Menteri mengaku sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian terkait prostitusi yang melibatkan imigran, dan menyerahkan selanjutnya ke Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Hukum dan HAM.

Di tempat yang sama, Gubernur Kepri Nurdin Basirun meminta agar aparat segera menangani kasus itu hingga tuntas.

Gubernur juga meminta seluruh imigran dikembalikan ke negaranya masing-masing. Gubernur menyesali adanya imigran yang berbuat negatif di tengah masyarakat.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyatakan, kehadiran imigran di tengah masyarakat sudah meresahkan.

 

Pemkot Batam menyurati Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan untuk meminta petunjuk cara penanganan imigran.

“Sampai sekarang belum ada jawaban dari Kementerian,” katanya. Imigrasi menahan 10 orang imigran lelaki pencari suaka yang diduga terlibat kasus prostitusi.

Di Batam, setidaknya ada tiga lokasi berkumpulnya para imigran, yaitu di Rumah Detensi milik Ditjen Imigrasi, sebuah hotel yang dibiayai oleh IOM dan Taman Aspirasi yang terletak di tengah kota.

Advertisement