Truk Hantam Rumah, Satu Tewas

Ilustrasi Truk masuk jurang di Guguak, Gunung Talang Solok. Foto: Haluan

SITUBONDO – Kendaraan truk bermuatan buah jeruk menghantam rumah dan menyebabkan seorang pekerja anyaman bambu yang sedang lembur tewas di lokasi kejadian dan satu korban lainnya mengalami luka serius.

Kecelakaan yang diduga akibat sopir mengantuk ini terjadi Sabtu (22/10/2016) dini hari, “Dari hasil keterangan saksi-saksi kecelakaan tunggal di Jalur Pantura Desa Wringinanom, Kecamatan Panarukan ini truk colt diesel melaju kencang dari arah Banyuwangi ke Surabaya, dan tepat di TKP pengemudi yang diduga mengantuk dan tidak dapat mengendalikan laju kendaraan menghantam rumah dan seorang pekerja anyaman bambu hingga meninggal dunia,” kata Kanit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Situbondo Iptu Pol Sutanto.

Menurutnya, kecelakaan tunggal truk bermuatan buah jeruk dari Denpasar, Bali dan akan dibawa ke Keramat Jati, Jakarta itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dan menewaskan seorang pekerja anyaman bambu yang sedang bernama Sali (35) warga Desa Ramben, Kecamatan Cerme, Kabupaten Bondowoso.

Sedangkan pengemudi truk Nur Solihin (47) warga Kendal, Jawa Tengah, lanjut dia, terluka parah serta mengalami patah tulang pada dua kakinya dan sampai saat ini masih menjalani perawatan medis di RSUD Abdoerrahem Situbondo.

Sementara itu, salah seorang saksi mata H. Hakiki warga setempat mengatakan, “Saya didepan rumah dan awalnya mendengar suara benturan keras, setelah saya keluar ternyata korban sudha jauh dari tempat semula bekerja dan korban mengalami luka dikepalanya dan meninggal disini,” ucapnya kepada Antara.

Sejumlah warga yang berada di lokasi kejadian juga mengaku menemukan satu botol minuman keras jenis arak yanga ada dalam kendaraan truk atau didalam kabin truk.

Advertisement