OSLO—Norwegia berkomitmen untuk membantu rakyat Suriah yang tertimpa kemalangan dalam lima tahun terakhir. Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri akan meningkatkan bantuan, khususnya di bidang pendidikan anak-anak dan remaja. “Serta dukungan untuk wanita hamil dan masyarakat lainnya yang terkena dampak konflik,”kata Menteri Luar Negeri Norwegia Børge Brende seperti dilansir ReliefWeb, Rabu (16/11/2016).
Brende menambahkan, dalam situasi konflik, perempuan dan anak-anak berada pada posisi yang sangat rentan. Mulai dari kelaparan, penyakit, kekerasan dan pelecehan. Lebih dari setengah anak-anak pengungsi di negara tetangga Suriah tidak memiliki kesempatan untuk pergi ke sekolah.
“Kebutuhan pendidikan untuk anak-anak dan remaja yang terkena dampak krisis sering diabaikan. Inilah sebabnya mengapa Norwegia memberikan dukungan yang cukup, baik di dalam Suriah maupun di negara-negara tetangga,” tambahnya.
Brende menegaskan, pada konferensi donor di London awal tahun lalu, pihaknya telah berjanji untuk mengalokasikan 15% dari bantuan Negara ini dalam mengatasi masalah kemanusiaan di Suriah. “Kita sekarang meningkatkan dukungan untuk pendidikan dengan nilai NOK80 juta,” terangnya. Angka ini sama dengan 20 % dari total bantuan kemanusiaan yang dialokasikan untuk Suriah.
Norwegia adalah donor kemanusiaan terbesar kelima dalam krisis Suriah. Bantuan Norwegia untuk krisis Suriah telah mencapai sekitar NOK 2,4 miliar pada tahun 2016.





