BPBD Minta Pengungsi Korban Longsor Bandung Barat Tak Pulang ke Rumah

Ilustrasi/ Ist

BANDUNG – Sejumlah rumah yang berada di titik rawan longsor di sekitar Bandung Barat diimbau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, untuk tidak ditempati.

“Kita khawatir rumah itu roboh karena tidak kuat menahan gerusan tanah jika terus diguyur hujan,” kata Kepala BPBD Kabupaten Bandung Barat, Wawan Herawan.

Bencana alam tanah longsor dan pergerakan tanah melanda sejumlah daerah di Bandung Barat pada musim hujan. Akibat bencana itu,  warga di Kampung Tonjong, Desa Nyalindung, Kecamatan Cipatat harus mengungsi karena rumahnya terancam bahaya bencana longsor susulan.

“Di Kampung Tonjong sedikitnya 70 warga telah mengungsi dan 101 warga lainnya terancam bahaya longsor susulan,” katanya.

Meskipun sudah disiapkan tempat pengungsian, kata Wawan, ada saja warga yang kembali ke rumah dan menghiraukan bahaya bencana. “Kita sudah memperingatkan pada warga agar menjauh dari lokasi jika terjadi hujan dan sebaiknya menempati tenda pengungsian,” katanya.

(Baca Juga: Longsor Bandung Barat Meluas, Bantuan Bagi Pengungsi Menipis )

Selain di Kampung Tonjong, kata Wawan, sebelumnya di Kampung Cikatomas, Kecamatan Cipatat ada 155 orang terdampak bencana pergerakan tanah.

Seluruh warga tersebut sudah mengungsi ke Aula Kantor Desa Citatah yang sebelumnya menempati tenda pengungsian yang disiapkan BPBD. Demikian dilansir Antara, Selasa (22/11/2016).

Advertisement