Puluhan Rumah dan Sekolah di Salatiga Rusak Berat Diterjang Puting Beliung

Ilustrasi

SALATIGA – Sejumlah rumah, gedung perkantoran dan gedung sekolah di Jalan Diponegoro sekitar Sooka dan Blotongan Salatiga rusak berat diterjang angin puting beliung, pada Kamis (8/12/20160 siang.

Angin kencang dan berputar yang datang bersamaan dengan hujan deras telah menghancurkan puluhan rumah di daerah tersebut, Soka dan Blotongan. Dua gedung sekolah rusak parah, yakni SD Sidorejo Lor 04 dan SMK Muhamadiyah. Genteng dan kaca hancur dan peralatan sekolah seperti komputer dan buku pelajaran bertebaran dan rusak. Selain itu puluhan rumah di kawasan permukiman penduduk tak luput dari terjangan angin puting beliung.

“Awalnya hujan gerimis lalu tiba-tiba muncul angin besar berputar dan merusak rumah warga dan bangunan lainnya. Beberapa warga terluka terkena sambaran seng ketika diterjang angin,” ujar Yono (34) warga Sooka, Kelurahan Salatiga Lor.

Kerusakan terparah yang terkena dampak puting beliung ini, berada di RT 05 dan RT 06 RW 7 Sidorejo Lor Salatiga. Hingga pukul 16.30. Warga dan petugas melakukan evakuasi dan saling membantu.

Atas bencana tersebut Pemkot Salatiga akan menggunakan  dana tak terduga (DTT) untuk tanggap darurat bencana sebesar Rp 142,5 miliar.

“Jumlah DTT di kas daerah yang dipunyai Pemkot Salatiga untuk tanggap darurat besarnya Rp 142,5 miliar dan siap untuk membantu korban angin puting beliung yang di Kecamatan Sidorejo, Kamis (8/12) sore. Kami saat ini menunggu data lengkap jumlah kerusakannya,” ucap Kepala Bappeda Pemkot Salatiga Tejo Supriyanto.

Sementara itu Penjabat Walikota Salatiga, Ahmad Rofai mengatakan Pemkot Salatiga mengambil langkah dengan mendirikan tenda dan dapur umum karena rumah korban mengalami kerusakan atap parah dan tidak bisa ditempati bila hujan turun. “Kami sudah mengambil langkah mendirikan tenda untuk menampung korban dan keluarganya,” ujar Ahmad Rofai, dilansir KRjogja, Jumat (9/12/2016).

Advertisement