Alat Pengolah Air Bersih Dikirim PDAM Banjarmasin untuk Aceh

Salah satu masjid di Aceh yang roboh akibat gempa/ Merdeka.com

BANJARMASIN – Krisis air bersih di pengungsian korban gempa Pidie Jaya, membuatu Perusahaan daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih di Banjarmasin, Kalimantan Selatan memberikan bantuan alat pengolah air bersih bernama treatment.

Sekretaris PDAM Bandarmasih Endang W di Banjarmasin, Senin (12/12/2016) mengatakan alat yang disumbangkan PDAM Bandarmasih tersebut bisa mengolah air siap minum setiap detiknya satu liter.

“Jadi setiap harinya bisa menghasilkan air bersih siap minum sebanyak 87 meter kubik per harinya. Alat ini bisa memberikan air minum bagi ratusan saudara kita yang lagi tertimpa musibah gempa di Aceh,” ujarnya.

Menurut dia, hibah alat untuk bantuan kemanusiaan dari PDAM Bandrmasih ini senilai Rp 94 juta. Dia mengatakan, untuk memasang alat ini agar sesuai fungsinya, PDAM Bandarmasih mengirim tujuh personilnya yang mulai diberaangkatkan hari ini. “Personel kita akan berangkat selama lima hari, dan mereka akan memasang alat treatment ini selama tiga hari,” papar Endang.

Sementara itu untuk lokasi yang akan didatangi para personelnya itu adalah Kabupaten Pidie Jaya yang mengalami kerusakan cukup parah akibat gempa yang mengguncang sekitar 6,5 skala richter.

“Kita tentunya sangat perihatin atas musibah yang menimpa saudara kita sebangsa di sana. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka, sebab kebutuhan air bersih sangat penting di sana,” kata Endang.

Advertisement