PAMEKASAN – Enam kelurahan di Pamekasan Jawa Timur terendam banjir sejak Selasa (3/1/2017) sore dan hingga Rabu (4/1/2017). Keenam kelurahan tersebut adalah Kelurahan Gladak Anyar, Patemon, Jungcangcang, Barurambat Kota, Parteker, dan Kelurahan Patemon.
menyatakan, banjir yang melanda Kota Pamekasan, merendam enam kelurahan.
“Selain merendam enam kelurahan, banjir kali ini juga terjadi di satu desa, yakni Desa Lemper, Kecamatan Pademawu,” kata Koordinator Lapangan (Korlap) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Jawa Timur Budi Cahyono, Rabu dini hari.
Budi menjelaskan, ketinggian genangan banjir di masing-masing kelurahan berbeda, antara 1 meter hingga 2 meter lebih. Banjir terparah di Kelurahan Gladak Anyar, dengan ketinggian genangan mencapai 2 meter lebih.
“Malam ini juga kami menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada para korban banjir,” kata Budi, dikutip dari Antara.
Bantuan berupa nasi bungkus yang disalurkan secara langsung kepada para korban dengan menggunakan perahu karet.
Selain menggenangi perkampungan warga, banjir akibat hujan deras yang mengguyur Kota Pamekasan ini menyapu sejumlah ruas jalan raya di Pamekasan. Seperti Jalan Panglima Sudirman, Jalan Jokotole, Jalan Cokroatmojo dan Jalan Sersan Mesrul.
Hingga pukul 01.00 WIB, Rabu dini hari, banjir terpantau masih menggenangi perkampungan warga di Kelurahan Patemon, Gladak Anyar dan sebagian di Kelurahan Parteker, Pamekasan.
Banjir kali ini merupakan kali pertama di awal 2017. Sebelumnya banjir juga terjadi pada awal Desember 2016 dan menggenangi ratuwan rumah warga di dua kecamatan, yakni Kecamatan Pamekasan dan Kecamatan Pademawu, Pamekasan.





