Banjir, Ratusan Rumah di Tegal Terisolasi

ilustrasi/Antara

TEGAL – Banjir akibat hujan deras pada Selasa (3/1/2017) malam membuat ratusan rumah di dua kecamatan di Kabupaten Tegal terisolasi hingga hari ini, Rabu (4/1/2017).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal Tedjo Kisworo memperkirakan banjir itu karena luapan aliran Sungai Cacaban di dekat permukiman. “Permukiman warga lebih rendah dibandingkan tinggi sungai,” kata Tedjo, dikutip dari Tempo.co.

Menurut Galawi, seorang anggota SAR, di  Desa Jatibogor banjir melanda dua RT di RW 001. Sedangkan di Desa Sidaharja, banjir mengenai lima RT di RW 007, serta dua RT di RW 008.

Ratusan warga terisolasi karena akses keluar desa juga tertutup banjir. Ketinggian air di jalan-jalan kampung sekitar dua meter. “Ini lagi mau evakuasi,” ujarnya.

BPBD dan sejumlah relawan sudah menerjunkan personelnya untuk mengevakuasi warga yang rumahnya terendam air. Posko dan dapur umum telah didirikan. Untuk sementara sejumlah warga mengungsi di tempat uang lebih aman.

Selain di Suradadi, banjir merendam Desa Kemuning dan Desa Plumbungan di Kecamatan Kramat.

Advertisement