KENDAL – Sekitar 21 rumah warga Dusun Klantung RT 6 RW 5 Desa Sojomerto terancam gerusan Sungai Sungai Blukar. Kini warga ketar-ketir karena gerusan sungai semakin parah.
Khumaedi (40), salahsatu pemilik rumah yang kritis, dirinya mengaku tidak tahu harus pindah kemana jika rumahnya terkena gerusan, karena tidak memiliki tanah ditempat lain.
“Yang bisa saya lakukan saat ini hanya membuat pondasi yang kuat agar aman dari gerusan sungai jika banjir. Namun jarak tepian sungai dengan rumah saya sudah mepet, kurang dari setengah meter karena saya tidak memiliki tanah apalagi rumah di tempat lain makanya saya tetap bertahan,” ujar Khumaedi.
Sepuluh tetangganya yang berada di tepian sungai yang juga mengalami nasib yang sama dengan Khumaedi sebagian sudah pindah ke kawasan aman. Sementara yang tidak ada tanah lain masih bertahan.
“Rumah Bejo, Jukeri, Sumani, Suroso, Sukei, Jukeri, Cahyono dan remin bertahan namun dua tetangga saya Kaslan pindah ke Kalimantan dan Andi Subkhan pindah ke Kecamatan lain,” lanjut Khumaedi seperti dikutip KBK dari KRJogja, Selasa (17/1/2017).




