Kerap Diintai Bencana, BPBD Jatim Kembangkan Ratusan Desa Tangguh

Ilustrasi Desa/ Foto: beritasatu

MALANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mengembangkan 270  desa tangguh di 36 kota dan kabupaten di Jawa Timur.

Kepala BPBD Jatim Sudarmawan mengungkapkan pengembangan desa tangguh tak lepas dari posisi Jatim yang kerap diintai berbagai bencana. Ia menyebut 464 desa di Jatim dikategorikan sebagai desa dengan Indeks Risiko Bencana (IRB) tinggi.

“Desa tangguh sudah ada di 36 kota dan kabupaten, hanya Kota Mojokerto dan Kota Blitar yang belum ada,” katanya pada Kamis (26/1/2017) di Malang.

Ditambahkannya dalam waktu dekat di dua kota tersebut juga akan segera menyusul karena bencana alam tak hanya mengancam perdesaan namun juga perkotaan.

Dengan pengmbangan desa tangguh masyarakat diharapkan dapat lebih mandiri dan aparat desa menghadapi bencana membuat masyarakat bisa merespons dengan cepat apabila sewaktu-waktu terjadi bencana.

“Mereka yang berhadapan langsung dengan bencana di lapangan mampu menentukan tindakan apa yang dilakukan,” jelasnya. Desa tangguh bencana bukan berarti memangkas peran BPBD dan jajaran stakeholder yang berkepentingan. Namun masyarakat bisa sigap merespons bencana sambil menunggu adanya pendampingan.

Deputi Bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Tri Budiarto mengatakan perlunya sosialisasi data bencana kepada masyarakat sebagai upaya antisipasi.

“Masyarakat perlu diberi tahu berapa banyak kejadian bencana dan dari mana sumbernya hingga bencana itu bisa terjadi,” katanya, dikutip dari Republika.

Advertisement