Komunitas Totok Punggung Lahirkan 80 Terapis Baru

totokpunggung
Peserta Pelatihan Totok Punggung, di Masjid Al Ikhlas, Jati Padang, 4-5 Februari 2017. Foto:Ist

JAKARTA (KBK) – Selama 2 hari, Sabtu dan Ahad (4-5/2/2017) 80 orang (40 laki-laki dan 40 Perempuan) dilatih melakukan terapi totok punggung sebagai ikhtiar untuk penyembuhan tanpa obat.

Kegiatan dilaksanakan di Aula Masjid Al Ikhlas, Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Pelatihan yang dilaksanakan oleh Komunitas Totok Punggung Jakarta Selatan ini, tidak hanya diikuti peserta dari Jakarta saja, melainkan juga dari luar Jakarta.

dr. Ririn Adhiati menyampaikan Makalah bertajuk Totok Punggung dari Tinjauan Medis. Dikatakannya, punggung manusia di sekitar tulang punggung melintas tiga saluran utama di dalam tubuh kita. Saluran itu; pembuluh darah vena, arteri dan syaraf. Ketiganya memiliki peran penting untuk mengirim nutrisi dan oksigen ke organ-organ tubuh.

“Jika saluran oksigen dan nutrisi lancar ke organ maka manusia akan sehat, namun sebaliknya apabila salurannya mampet karena pengaruh kolesterol, gula, kadar lemak (Obesitas), hipertensi, anemia dan karakteristik pembuluh darah, maka akan terjadi sumbatan yang menyebabkan organ di tubuh kita akan sakit,” jelas dr. Ririn.

Untuk itu, kata dr Ririn, karena di punggung tempat saluran utama dari pembuluh dan syaraf maka dengan Totok Punggung akan membantu melancarkan mengalirnya oksigen, darah dan nutrisi ke organ tersebut.

“Sehingga membuat organ itu sehat dan jika ada organ yang tadinya sakit, karena suplai nutrisi, oksigen dan darah sudah lancar maka dia dapat menyembuhkan diri sendiri,” terang dr. Ririn.

Sementara itu, Ketua Yayasan Totok Punggung Indonesia, Ustad Abdurrahman, menyampaikan harapannya agar suatu saat di dalam keluarga ada satu orang minimal yang mampu melakukan Totok Punggung, agar apabila ada anggota keluarga yang sakit tidak buru-buru membawanya ke rumah sakit.

“Tidak ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan oleh Allah SWT, meski sudah divonis tidak bisa sembuh teruslah berikhtiar dan memohon kepada Allah SWT. Salahsatu ikhtiarnya ya Totok Punggung, insya Allah, Allah akan sembuhkan,” jelas Abdurrahman, yang juga Master Totok Punggung ini.

Abrurahman yang dulunya seorang guru ini, sudah 4 tahun menggeluti Terapi Totok Punggung ini. “Alhamdulillah sudah banyak yang disembuhkan Allah SWT dari terapi Totok Punggung ini, bahkan penyakit yang sudah divonis tidak bisa sembuh sekalipun,” ungkapnya.

Abdurrahman langsung memberikan bimbingan kepada peserta selama 2 hari bagaimana mendeteksi sumbatan di punggung dan treatmentnya.

Pelatihan ini merupakan angkatan ke-3 sejak Abdurrahman mengenalkan terapi ini ke publik. Selain dari pelatih, peserta juga dibimbing para mentor yang merupakan senior dari pelatihan sebelumnya.

Advertisement