
NEW JERSEY – Banyak kita mendapatkan informasi tentang kelakuan babysitters (Pengasuh anak) yang kejam dan menyiksa anak ketika orang tua si anak jauh dari mereka.
Namun kali ini ceritanya sangat berbeda. Kiersten Miles, 22 tahun, bulan Juni 2016 lalu direkomendasikan sebagai babysitter selama libur musim panas untuk sebuah keluarga dengan 3 anak.
Dalam 3 minggu Miles menjadi babysiters di keluarga itu, Ia sudah berhasil mengembangkan ikatan keluarga yang mendalam dengan 3 anak itu, terutama si bungsu Talia.
Tiba-tiba Mahasiswa New Jersey ini mendapati Talia sakit, bahkan dokter mengklaim Talia akan mati kalau tidak mendapat transplantasi hati segera. Talia menderita atresia bilier, di mana ada penyumbatan di saluran empedu dan menyebabkan empedu meracuni hatinya sendiri.
Untuk membantu Talia, Miles segera memutuskan untuk mencari tahu apakah apakah hatinya cocok untuk Talia. Ajaibnya, kata dokter cocok. Akhirnya dia bersedia menjalani operasi untuk menyelamatkan hidup Talia ini. Ia menyumbangkan sebagian hatinya untuk Talia.
Disitat dari Viral4Real, Selasa (7/2/2017) dan dokter telah menghantarkan bagian hatinya itu ke Rumah Sakit Anak Philadelphia. Operasi itu berhasil dan Talia bangkit kembali setelah dirawat habis operasi transplantasi selama sembilan hari.
Ini videonya :




