Selamatkan Anaknya, Bapak ini Tewas Disambar Kereta

Ilustrasi jenazah

PALEMBANG – Seorang bapak,  Safrudin  (36) tewas terseret kereta api sejauh 50 meter setelah ia berusaha menyelamatkan anaknya yang akan menyeberang.

Kala itu, ia dan anaknya Keyla Putri Aprida, dan sang istri mengendarai sepeda motor dan melintasi rel di Jalan Abikusno, Kelurahan Kemang Agung, Kertapati, Palembang, Minggu (12/2/2017).

Kondisi rel yang agak menanjak membuat  istri korban memutuskan turun dari sepeda motor dan jalan di belakangnya. Saat berada di tengah-tengah rel, korban melihat kereta api penumpang jurusan Palembang-Lubuk Linggau dengan kecepatan tinggi.

Spontan, korban menyelamatkan putrinya dengan cara dilemparkan ke pinggir rel. Seketika itu, korban yang tak sempat lagi menyelamatkan diri langsung dihantam kereta api.

Putri korban, Keyla, berhasil selamat namun dilarikan ke rumah sakit karena tak sadarkan diri.

Mertua korban, Murdia (67), mengatakan jika di rel tersebut memang tidak tersedia palang pintu kereta.
“Memang tidak ada palang, tapi biasanya kereta yang lewat pasti lambat, ini kencang sekali,” ungkap Murdia, seperti dilansir merdeka.com, Senin (13/2/2017).

“Kami minta orang kereta api (PT KAI) tanggung jawab, cucu saya jadi yatim,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengatakan, pihaknya telah melakukan olah TKP dan kasus ini diserahkan ke Polsek Kertapati. “Kita panggil saksi-saksi termasuk dari PT KAI. Kasus ini terus kita dalami,” pungkasnya.

Advertisement