Madiun Buka Peluang Investasi Sebesar-besarnya

Bupati Madiun H Mutarom (kanan) didapimngi salahsatu tokoh Madiun Patni Hadi, Pendiri dan Ketua Pembina Dompet Dhuafa

 

JAKARTA (KBK) – Bupati Madiun H. Mutarom mengatakan, Madiun bukan kawasan yang cocok untuk investasi untuk produk internasional, karena Madiun jauh dari darmaga dan bandara. Untuk itu investasi yang memungkinkan adalah untuk produk lokal.

Hal itu disampaikannya dalam pertemuan bupati dengan investor dan tokoh Madiun di Anjungan Jawa Timur, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur, Ahad (5/3/2017).

Saat ini, kata Bupati, pemerintah Madiun  sudah mensiapkan peluang untuk investasi di bidang perhotelan, pasar modern,  zona industri, dan pariwisata.

“Kami menjamin izin prinsip akan dikeluarkan dalam dua hari. Dengan syarat memenuhi ketentuan yang berlaku,” katanya.

Tokoh Madiun yang juga pendiri Dompet Dhuafa Parni Hadi, mengajak bupati selain investasi eknomi juga investasi kesehatan untuk dhuafa. Karena dengan memperhatikan kesehatan dhuafa berarti juga memperbaiki ekonomi mereka, pendidikan dan warga Madiun akan lebih baik.

Parni juga menyontohkan hadirnya Rumah Sehat Terpadu, Dompet Dhuafa yang sudah sukses berjalan  di Lampung Timur dan Bogor.

“Semuanya didanai dari dana wakaf, tinggal bapak bupati menyediakan lahan, soal pembangunan dikerjakan bersama dengan menghimpun wakaf,” kata Parni Hadi.

Advertisement