LIMAPULUH KOTA – Bencana banjir dan longsor di Lima Puluh Kota membuat 1.350 keluarga atau sekitar 3.500 jiwa terisolasi. Mereka terjebak di Koto Lamo Kapur IX sejak tiga hari terakhir. Kondisi mereka hingga kini belum diketahui.
Dilansi Harian Singgalang, selain di Koto Lamo, di Jorong Kampuang Baru, Nagari Pangkalan juga ada 200 KK yang terisolasi.
“Tim baru masuk malam ini dan dihadang oleh hujan deras. Kondisinya air sudah menyusut. Kami masih kesulitan menyuplai bantuan,” kata Bupati Irfendi Arbi, Ahad (5/3) kemarin.
Sementara itu, sekitar pukul 23.00 WIB Sabtu (4/3) malam kemarin, air kembali naik di Kecamatan Mungka setinggi hampir satu meter. “Hujan turun deras sejak sore. Ini kita khawatirkan, memicu longsor dan banjir yang lebih hebat,” kata Kepala BPBD Limapuluh Kota Nasriyanto.





