Longsor di Cianjur, Enam Rumah Rusak

Ilustrasi Longsor Magetan, sebuah rumah hancur. Foto: BeritaJatim

CIANJUR – Longsor telah membuat enam rumah rusak berat dan puluhan lainnya terancam longsor tebing setinggi 15 meter yang membentang di dua kampung di Desa Cikahuripan, Kecamatan Gekbrong, Cianjur, Jawa Barat.

Kepala Desa Cikahuripan, Irwan Kustiawan,mengatakan, longsor disertai banjir pertama terjadi pada Kamis (16/3/2017), dimana material longsor menghantam bagian belakang rumah warga di Kampung Pasirbedil dan Kampung Nyelempet, hingga jebol dan satu rumah ambruk nyaris rata dengan tanah.

Tidak hanya itu, longsor yang terus bergerak seiring hujan yang turun deras sejak dua hari terakhir, mengancam dua perkampungan tepatnya 10 rumah warga yang terletak dekat dengan tebing.

“Tidak ada korban jiwa, namun enam kepala keluarga terpaksa mengungsi ke rumah sanak saudaranya karena takut longsor susulan terjadi. Sedangkan 10 kepala keluarga yang rumahnya terancam masih bertahan, namun kami imbau untuk segera mengungsi jika hujan turun deras,” katanya.

Saat ini, tutur dia, pihaknya bersama warga dan relawan dari BPDB Cianjur, berusaha membuat tangul penahan tanah agar material longsor tidak langsung menghantam perkampungan. Bahkan disejumlah titik di kedua kampung terjadi tanah amblas, sehingga warga melakukan hal yang sama membuat tangul penahan dibagian bawah perkampuangan.

Menjelang siang, longsor kembali terjadi di dua kampung tepatnya di Kampung Cibarengkok dan Cimaja, dimana tebing Gunung Puntang ambruk dan menutup 5000 meter persegi areal pesawahan milik warga. Longsoran tanah bercampur batu dan batang pohon, menghilangkan area pesawahan yang sebagian besar siap panen itu.

Sementara tim relawan BPBD Cianjur, tambah dia, saat ini baru melakukan pendataan terkait bencana alam yang menimpa empat kampung di Desa Cikahuripan. Pihaknya berharap dinas terkait di Pmekab Cianjur, segera melakukan antiisipasi agar longsor tidak menimpa perkampungan warga.

“Kami terus mengimbau warga yang rumahnya rusak dan terancam untuk mengungsi sementara ke rumah saudaranya atau ke tempat yang dinilai aman karena ditakutkan longsor susulan dapat kapan saja terjadi, terlebih hari ini, hujan kembali turun dengan intensitas sedang,” katanya, Jumat (17/3/2017), dilansir Antara.

Advertisement