BALI – Laporan kerusakan akibat gempa Bali berkekuatan 6,4 SR pagi tadi masih dalam pendataan. Sementara BPBD mencatat ada beberapa bangunan yang mengalami kerusakan ringan, diantaranya di wilayah Kabupaten Bangli, bagian atas Candi Bentar Pura Kehen, yang ambrol akibat guncangan gempa.
Selain itu di bagian patung juga mengalami kerusakan. Kasi Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Bangli, I Ketut Agus Sutapa mengatakan, kerusakan bagian atas Candi Bentar tersebut dipengaruhi karena umur bangunan yang sudah cukup tua.
Tak hanya di Pura Kehen, kerusakan bagunan juga terjadi di beberapa wilayah di Kecamatan Bangli, Agus menuturkan, dalam musibah gempa itu, juga menimbukan kerusakan Palinggih di Merajan Agung Puri Jehem Kecamatan Tembuku, serta Rubuhnya Palinggih di Merajan Nengah Mawah Desa Abuan.
Sementara itu beberapa pedagang di Pasar Kidul, Bangli dilaporkan panik dan salah seorang pengunjung pasar bernama Dadong Redes bahkan mengalami luka ringan ditengah kepanikan saat terjadinya gempa tersebut.
“Dia mengalami luka ringan karena semua panik saat gempa, tapi sudah mendapatkan penanganan medis dari PMI,” ujarnya, kepada Tribun Bali, Rabu (22/3/2017).
Hingga kini pendataan akibat musibah gempa tersebut masih dilakukan oleh tim BPBD Kabupaten Bangli.





