PADANG – Penduduk Sumatera Barat berdasarkan data BPS tahun 2015 memiliki penduduk 4.655.153 jiwa. Dari jumlah tersebut 91.829 jiwa (19,72 persen) di antaranya adalah penduduk lanjut usia yang perlu pengoptimalan hidup.
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumbar Syahruddin, mengatakan, pihaknya akan melakukan pembinaan kepada 91.829 lansia tersebut, hal itu termaktub dalam program Pembangunan Keluarga BKKBN.
“Pada tahun 2017 ini, perwakilan BKKBN Sumbar memberikan dukungan operasional untuk 140 kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) sebanyak 12 bulan sebesar Rp250.000 dan juga telah membagikatersen repro buku 7 dimensi lansia tangguh untuk Kader BKL keseluruh Kabupaten Kota,” ujarnya Syahruddin usai membuka acara Sosialisasi Lansia Tangguh bersama Kabid Keluarga Sejahtera/Pembangunan Keluarga (KS/KP) 19 Kabupaten/kota Sumbar, di Ruang Rapat BKKBN Sumbar, Senin (20/3/2017).
Seperti dilansir Haluan, untuk mengembangkan program pembangunan keluarga, seluruh potensi harus dioptimalkan. Program ini tidak akan berjalan tanpa adanya gerak yang serentak dan seragam dengan seluruh pengelola program, baik dari tingkat pusat sampai dengan kabupaten kota.





