PADANG–Semenjak ditinggal mati sang suami, Veni Relisia (39) menghadapi kehidupan pelik. Ia terpaksa menafkahi dua anaknya yang berumur 4 dan 1 tahun dengan meminta belas kasihan orang lain.
Di kantor Dompet Dhuafa Singgalang, Veni mengungkapkan kepedihan hidupnya pada Selasa (4/3/2017). Semasa menikah enam bulan yang lalu, wanita asli Jawa Tengah ini, memutuskan pindah ke Pekan Baru bersama Sang Suami. Namun apa daya, Allah berkehendak lain. Suami Veni yang kala itu berprofesi sebagai kuli bangunan, meninggal dalam kecelakaan saat mobilisasi menggunakan motor majikan.
Terlunta-lunta tanpa sanak saudara di Pekan Baru, akhirnya Veni memutuskan hijrah ke Padang, menumpang di rumah salah satu penerima manfaat Dompet Dhuafa Singgalang, Amak Rosna (53), yang ternyata adalah ibu tiri beliau. (baca : http://singgalang.dompetdhuafa.org/blog/detail/200)
Padahal, Amak Rosna sendiri hidup di garis kemiskinan. Mereka tinggal di sebuah sebuah gubuk mungil di tengah hamparan sawah kering Kelurahan Anak Aia, Lubuk Buaya. Gubuk tersebut diamanahkan oleh seorang dermawan pemilik lahan, selama si Pemilik belum menggarap lahannya.
Dengan kondisi tanpa sumber air, MCK, dan listrik, mereka berlindung disana bersama seorang anak Mak Rosna, dan dua anaknya sendiri. Syukurnya, warga setempat juga menaruh perhatian pada kondisi mereka. Warga membantu perbaikan pondok yang mereka tempati dengan memperbesar ukuran dan mengganti atap yang telah bocor.
“Kami bersyukur warga membantu merombak pondok kami menjadi lebih besar, namun saya sedih dengan pendapatan yang saya sandarkan pada pekerjaan meminta-minta ini. Saya ingin lebih baik dari ini. Saya makin bersyukur ketika Dompet Dhuafa Singgalang mengabulkan permohonan modal usaha agar saya bisa jualan sayuran,” Veni terharu, saat Lamusta Dompet Dhuafa Singgalang, Fauzi Yandri menyalurkan bantuan modal usaha untuknya.
Rencananya, ia akan berjualan sayur keliling menggantikan Amak Rosna, menggunakan gerobak yang disalurkan Dompet Dhuafa Singgalang untuk Amak Rosna.
“Sebab, untuk berjalan Amak Rosna sudah tak kuat lagi, InsyaAllah saya akan meneruskan perjuangan beliau dengan gerobak dari donatur ini,” pungkasnya. (nisa)




