Bencana Alam adalah Potret Kemiskinan.

Bencana alam adalah wajah kemiskinan multi pihak dan multi level komponen suatu komunitas, bangsa dan negara dengan korban terparah kaum dhuafa.

Alam rusak karena ulah manusia mulai yang paling miskin sampai yang paling kaya dan berkuasa. Yang paling miskin karena terpaksa, tiada pilihan lain, yang kaya karena kerakusan dan yang berkuasa karena kurang pengetahuan dan kebijaksanaan.

Bangsa Indonesia adalah bangsa “melo (dramatis)” alias melankolis. Banyak orang bergegas memberi donasi  begitu bencana terjadi dan air mata terkuras. Setelah itu bergegas pergi, entah ke mana, korban ditinggal merana.

Mari kita kobarkan semangat memberi yang berkelanjutan: mulai dari fase emergensi, evakuasi, rehabilitasi, rekonstruksi, relokasi sampai  mitigasi, pencegahan dan pengulangan. Ini tugas para relawan, dermawan dan ruhaniawan. Mereka perlu bergerak bersama  cendekiawan, budayawan dan negarawan

Advertisement