NEW YORKâDewan Keamanan PBB, akan membahas krisis Venezuela setelah 42 orang tewas akibat kerusuhan. Rencananya, pembahasan akan dilakukan hari ini, Rabu (17/5/2017) waktu setempat.
Amerika Serikat mengusulkan sidang tertutup setelah rapat mengenai Somalia dan Eritrea. Demikian dilaporkan AFP.
Hingga kini, demonstran oposisi masih menggelar aksi unjuk rasa setiap hari sejak 1 April untuk mengungkapkan kekesalan mereka atas kebijakan Presiden Nicolas Maduro.
Kejaksaan mengumumkan, pada Selasa (17/5) waktu setempat, seorang remaja 17 tahun dan dua pria lainnya tewas ditembak dalam unjuk rasa antipemerintah. Jumlah korban tewas kini menjadi 42 orang akibat kerusuhan dalam enam pekan terakhir.





